Selasa, 25 Oktober 2011

F-15 Eagle




                    F-15 Eagle adalah pesawat tempur taktis segala cuaca yang dirancang untuk menciptakan dan mempertahankan superioritas udara dalam pertarungan di langit. Pesawat ini dikembangkan untuk Angkatan Udara Amerika Serikat, dan pertama kali terbang pada Juli 1972. F-15E Strike Eagle adalah variannya yang merupakan pesawat tempur serang yang mulai dipakai pada tahun 1989. Angkatan Udara Amerika Serikat berencana untuk tetap menggunakan F-15 sampai tahun 2025.



Sejarah

                    Pada Perang Korea, pesawat tempur Amerika Serikat yang dapat mengalahkan pesawat tempur MiG-15 Soviet hanya adalah F-86 Sabre. Kemudian pada tahun1965, komunitas pesawat tempur dikejutkan dengan hancurnya pesawat-pesawat modern F-105 Thunderchief oleh MiG-17 era pasca-Perang Korea, pada Perang Vietnam. Intelijen Angkatan Udara Amerika Serikat kemudian mengetahui bahwa Uni Soviet sedang dalam tahap mengembangkan pesawat tempur yang lebih besar, yang dinamakan MiG-25. Pada Perang Vietnam, pesawat yang memiliki persenjataan, jarak jangkau, dan kelincahan yang cukup untuk mengalahkan pesawat tempur buatan Soviet hanyalah F-4 Phantom II. Namun, pesawat ini masih memiliki banyak kelemahan.
                   Angkatan Udara AS membutuhkan pesawat yang lebih baik dari F-4 Phantom. Setelah menolak program VFX Angkatan Laut AS (yang akhirnya menghasilkan F-14 Tomcat), Angkatan Udara AS membuat program mereka sendiri, yaitu FX (Fighter Experimental), dengan spesifikasi untuk pesawat tempur superioritas udara yang relatif ringan. Tiga perusahaan menyerahkan proposal, yaitu Fairchild Republic, North American Rockwell, dan McDonnell Douglas. Angkatan Udara AS mengumumkan bahwa mereka telah memilih McDonnell Douglas pada tanggal 23 Desember 1969. Disain yang terpilih menggunakan sayap ekor ganda mirip dengan F-14, namun tidak menggunakan sayap lipat.

F-15A prototip pertama, S/N 71-0280.
                   Versi paling pertamanya, yang diberikan nama F-15A untuk varian kursi tunggal dan F-15B untuk varian berkursi ganda, digerakkan oleh mesin yang baru, Pratt & Whitney F100, yang dapat mencapai perbandingan dorongan dengan berat rasio 1 banding 1. Meriam tanpa selongsong 25 mm Ford-Philco GAU-7 yang awalnya dikembangkan untuk pesawat ini dibatalkan karena menemui masalah pengembangan, dan digantikan meriam M61 Vulcanstandar. F-15 juga melanjutkan pemakaian empat rudal Sparrow, sama seperti Phantom. Sayap tetap F-15 terpasang pada badan pesawat yang dibuat lebar dan datar, yang membantu sayap memberikan dorongan ke atas. Pengembangan F-15E Strike Eagle juga akhirnya menghasilkan pesawat untuk menggantikan F-111 Aardvark.
                    Namun, perdebatan di dalam tubuh Angkatan Udara Amerika Serikat mengenai F-15 yang terlalu besar sebagai pesawat tempur superioritas udara, dan dinilai terlalu mahal untuk diproduksi secara menyeluruh menggantikan F-4 dan A-7 mengakibatkan dimulainya program Light Weight Fighter (Pesawat Tempur Ringan), yang akhirnya akan menghasilkan pesawat tempur ringan F-16 Fighting Falcon dan pesawat tempur menengah F/A-18 Hornet.


Kecelakaan yang berakibat larangan terbang

                    Pada 2 November 2007, F-15C jatuh pada latihan di Missouri. Sang pilot selamat melontarkan diri, tetapi kecelakaan ini memicu pelarangan terbang (grounded) bagi pesawat F-15. Kecelakaan pada awalnya adipercaya karena kegagalan struktur pesawat sehingga pecah saat terbang. Pada 3 November 2007, semua F-15 dilarang terbang untuk semua misi yang tidak kritis (non-mission critical). Hari berikutnya larangan ini diperluas pada pesawat yang beroperasi (non-critical mission) di timur tengah. Pada 13 November 2007 lebih dari 1,100 pesawat dilarang terbang di seluruh dunia setelah Israel, Jepang dan Saudi Arabia juga melarang terbang pesawat F-15 mereka. Pada 14 November, Model F-15E diperbolehkan terbang setelah setiap pesawat di inspeksi.

Spesifikasi (F-15C Eagle)

Gambar teknis F-15 Eagle.
Data dari USAF fact sheet, Jane's All the World's Aircraft

Karakteristik umum

  • Kru: 1
  • Panjang: 63,8 ft
  • Lebar sayap: 42,8 ft
  • Tinggi: 18,5 ft
  • Luas sayap: 608 ft²
  • Airfoil: NACA 64A006.6 root, NACA 64A203 tip
  • Bobot kosong: 28.000 lb
  • Bobot terisi: 44.500 lb
  • Bobot maksimum lepas landas: 68.000 lb
  • Mesin: 2× Pratt & Whitney F100-100,-220, atau -229 turbofan
    • Dorongan kering: 17.450 lbf masing-masing
    • Dorongan dengan pembakar lanjut: 25.000 lbf untuk -220; 29.000 lbf untuk -229 masing-masing

Kinerja

  • Laju maksimum:
F-15 vertical deploy.jpg
    • Ketinggian rendah: Mach 1,2 (1.450 km/jam)
    • Ketinggian tinggi: Mach 2,5 (3.018 km/jam)
  • Jarak jangkau ferri: 3.000 nm dengan bahan bakar eksternal
  • Batas tertinggi servis: 65.000 ft
  • Laju panjat: >50.000 ft/min
  • Beban sayap: 73,1 lb/ft²
  • Dorongan/berat: 1,12 (-220), 1,30 (-229)

Persenjataan

  • Senjata api: 1× meriam M61A1 20 mm, 940 butir peluru
  • Titik keras: 4 sayap, 4 badan, 2 stasiun sayap, stasiun tengah dengan kapasitas 7.300 kg,
  • Rudal:
    • AIM-7F Sparrow
    • AIM-120 AMRAAM
    • AIM-9 Sidewinder

Avionik

  • Radar:
  • Raytheon AN/APG-63 atau AN/APG-70 atau
  • Raytheon AN/APG-63(V)2 Active Electronically Scanned Array (AESA)
  • Countermeasures:
  • AN/APX-76 IFF interrogator
  • AN/ALQ-128 radar warning suite
  • AN/ALR-56 radar warning receiver
  • ALQ-135 internal countermeasures system
  • AN/ALE-45 chaff/flare dispensers

F-14 Tomcat




          F-14 Tomcat adalah pesawat tempur supersonik sayap ayun, yang bermesin dan berkursi ganda. F-14 merupakan pesawat tempur superioritas udara utama Angkatan Laut Amerika Serikat dari tahun 1972 sampai tahun 2006. Pesawat ini juga memiliki kemampuan serang darat setelah dilengkapi sistem LANTIRN. Pesawat ini mulai dikembangkan setelah kegagalan proyek F-111B, dan merupakan pesawat tempur generasi ke-4 pertama Amerika Serikat, yang dirancang dengan didasari pengalaman bertempur dengan pesawat-pesawat MiG buatan Soviet pada Perang Vietnam.


          Pesawat ini mulai dipakai oleh Angkatan Laut Amerika Serikat pada tahun 1972, menggantikan F-4 Phantom II. Pesawat ini juga sempat diekspor ke Iran pada tahun1976. Pada tanggal 22 September 2006, pesawat ini resmi dipensiunkan dan digantikan oleh F/A-18E/F Super Hornet.

          Program F-14 Tomcat dimulai ketika pengembangan F-111B, varian Angkatan Laut Amerika Serikat dari program Tactical Fighter Experimental (TFX), dianggap tidak memuaskan, karena terlalu berat dan kurang lincah. Angkatan Laut AS membutuhkan pesawat tempur pertahanan armada (fleet air defense fighter, FADF) yang peran utamanya adalah mencegat pesawat pengebom Soviet sebelum mereka bisa meluncurkan rudal ke arah armada laut, selain itu Angkatan Laut AS juga menginginkan pesawat yang memiliki kemampuan superioritas udara yang baik.


          Pada bulan Mei 1968, Kongres Amerika Serikat menghentikan pendanaan untuk program F-111B, membuat Angkatan Laut AS bisa mengembangkan pesawat baru yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Angkatan Laut AS kemudian memulai tender untuk pengembangan pesawat baru. Dari lima perusahaan yang memberikan proposal (empat diantaranya menawarkan pesawat dengan sayap lipat seperti F-111), McDonnell Douglas dan Grumman dipilih sebagai finalis pada Desember 1968, dan akhirnya Grumman memenangkan kontrak ini pada Januari 1969. Sebelum ini, Grumman memang merupakan mitra dalam pengembangan F-111B, dan mereka sudah mulai memikirkan dan merancang pesawat baru ketika merasakan bahwa program F-111B akan gagal. Desain awal dan perkiraan harga sebelumnya sudah sempat disebarkan ke petinggi Angkatan Laut sebagai alternatif F-111B.] F-14 pertama kali terbang pada tanggal 21 Desember 1970, hanya 22 bulan setelah Grumman memenangkan kontrak ini.


Varian


F-14 di atas kapal USS Enterprise.
712 F-14 telah diproduksi antara tahun 1969 sampai 1991 di pabrik Grumman di Calverton, Long Island.
  • YF-14A: Prototip dan versi praproduksi. 12 buah.
  • F-14A: Versi produksi pertama, interseptor berkursi ganda untuk Angkatan Laut AS. Modifikasi pada saat-saat akhir menambahkan kemampuan serang darat. 545 buah dikirim ke Angkatan Laut AS, dan 79 buah ke Iran. 102 F-14A terakhir menggunakan mesin TF30-P-414A yang lebih baru.Selain itu, F-14A ke-80 diproduksi untuk Iran, tetapi akhirnya dipakai AS.
  • F-14A + Plus atau F-14B: Pembaruan dari F-14A dengan mesin GE F110-400. 38 pesawat baru diproduksi, dan 48 buah F-14A dimutakhirkan ke bersi B ini. Pada akhir tahun 1990-an, 67 F-14B diperbarui dengan badan pesawat baru dan peralatan avionik mutakhir. Pesawat dengan modifikasi ini diberi nama F-14B Upgrade.[6]
  • F-14D Super Tomcat: Varian terakhir F-14. Mesin TF-30 diganti dengan GE F110-400, seperti pada F-14B. F-14D juga ditambah peralatan avionik digital terbaru termasuk Glass cockpit, dan radar APG-71 menggantikan AWG-9. 37 pesawat baru diproduksi, dan 18 F-14A dimutakhirkan ke versi D.


Spesifikasi (F-14D Super Tomcat)

Karakteristik umum

  • Kru: 2 (Pilot and Radar Intercept Officer)
  • Panjang: 61 ft 9 in
  • Lebar sayap:
  • Spread: 64 ft (19 m)
  • Swept: 38 ft swept
  • Tinggi: 16 ft
  • Luas sayap: 565 ft²
  • Airfoil: NACA 64A209.65 mod root, 64A208.91 mod tip
  • Bobot kosong: 42,000 lb
  • Bobot terisi: 61,000 lb
  • Bobot maksimum lepas landas: 72,900 lb
  • Mesin: 2× General Electric F110-GE-400 afterburning turbofans
    • Dorongan kering: 13,810 lbf masing-masing
    • Dorongan dengan pembakar lanjut: 27,800 lbf masing-masing

Kinerja

  • Laju maksimum: Mach 2.34 (1,544 mph, 2,485 km/h) at high altitude
  • Radius tempur: 500 nm
  • Jarak jangkau ferri: 1,600 nm
  • Laju panjat: >45,000 ft/min
  • Beban sayap: 113.4 lb/ft²
  • Dorongan/berat: 0.91

Persenjataan

13,000 lb (5,900 kg) of ordnance including:
  • Guns: 1× M61 Vulcan 20 mm Gatling Gun
  • Missiles: AIM-54 Phoenix, AIM-7 Sparrow and AIM-9 Sidewinder air-to-air
  • Loading configurations:
    • 2× AIM-9 + 6× AIM-54
    • 2× AIM-9 + 2× AIM-54 + 4× AIM-7
    • 2× AIM-9 + 4× AIM-54 + 2× AIM-7
    • 2× AIM-9 + 6× AIM-7
    • 4× AIM-9 + 4× AIM-54
    • 4× AIM-9 + 4× AIM-7
  • Bombs: GBU-10, GBU-12, GBU-16, GBU-24, GBU-24E Paveway I/II/III LGB, GBU-31, GBU-38 JDAM, Mk-20 Rockeye II, Mk-82, Mk-83 and Mk-84 series iron bombs

Avionik

  • Hughes AN/APG-71 radar
  • AN/ASN-130 INS, IRST, TCS

Senin, 24 Oktober 2011

F-22 Pesawat tempur Tercanggih







             F-22 Raptor adalah pesawat tempur siluman (stealth) Amerika Serikat, yang di buat oleh pabrik pesawat Lockheed Martin. Pesawat ini dirancang untuk menjadi pesawat tempur superioritas udara (air superiority fighter) untuk menghadapi pesawat tempur Uni Soviet. Pesawat ini juga dilengkapi dengan peralatan serang darat, peperangan elektronik, dan sinyal intelijen.
       


              Kemampuan siluman tersebut dikarenakan adanya material penyerap radar pada bahan pembuatan pesawat, dan disain bentuk F-22. Kemampuan ini juga di dukung oleh adanya persenjataan internal yg berada di dalam badan pesawat tersebut, dan baru terbuka saat akan ditembakkan.








              Pesawat F-22 mempunyai radar dengan jangkauan lebih jauh dari pesawat-pesawat lain, bahkan nyaris setara AWACS. Artinya F-22 dapat melihat anda jauh sebelum anda bisa melihat pesawat itu. F-22 juga memiliki sistem Radar LPI super canggih (Low Probability of Intercept Radar), artinya pesawat yang telah terdeteksi radar F-22 tidak bisa akan tahu kalau dia sudah terdeteksi & radar warning-nya tidak akan menyala.


               F-22 Raptor mempunyai mesin yg disebut supercruise, dengan mesin ini F-22 dapat terbang dengan jangkauan lebih jauh. F-22 juga mempunyai avionik terpadu yg tersambung dengan sebuah komputer super yg dapat mengolah 700 data per detik. Sayang Indonesia tidak punya, mungkin kebnyakan yg korupsi jadi nggak punya duit buat beli kali ya.


                

Spesifikasi (F-22 Raptor)

Gambar teknis F-22.
Persenjataan F-22.
Data dari USAF, situs Tim F-22 Raptor, dan Aviation Week & Space Technology

Karakteristik umum

  • Kru: 1
  • Panjang: 62 kaki 1 in
  • Lebar sayap: 44 kaki 6 in
  • Tinggi: 16 kaki 8 in
  • Luas sayap: 840 kaki²
  • Airfoil: NACA 64A?05,92 akar, NACA 64A?04,29 ujung
  • Bobot kosong: 31.670 lb
  • Bobot terisi: 55.352 lb
  • Bobot maksimum lepas landas: 80.000 lb
  • Mesin: 2× Pratt & Whitney F119-PW-100 Turbofan pengarah daya dorong pitch, 35.000 lb masing-masing

Kinerja

  • Laju maksimum: ≈Mach 2,42 (2.575 km/jam) pada altituda/ketinggian tinggi
  • Laju jelajah: Mach 1,72] (1.825 km/h) pada altituda/ketinggian tinggi
  • Jarak jangkau ferri: 2.000 mi
  • Batas tertinggi servis: 65.000 kaki
  • Laju panjat: rahasia
  • Beban sayap: 66 lb/kaki²
  • Dorongan/berat: 1,26
  • Maximum g-load: −3/+9 g

Persenjataan

  • Meriam: 1× 20 mm (0,787 in) M61A2 Vulcan gatling gun di pangkal sayap kiri, 480 butir peluru
  • Udara ke udara:
  • 6× AIM-120 AMRAAM
  • 2× AIM-9 Sidewinder
  • Udara ke darat:
  • 2× AIM-120 AMRAAM 
  • 2× AIM-9 Sidewinder dan salah satu:
    • 2× 1.000 lb JDAM atau
    • 2× Wind Corrected Munitions Dispensers (WCMDs) atau
    • 8× 250 lb GBU-39 Small Diameter Bomb

Avionik

  • Radar: 125-150 mil (200-240 km) terhadap target 1 m² (perkiraan)